Portal-Rakyat : Politik, Ekonomi, Sejarah, dan Budaya Indonesia

Saturday, November 10, 2018

Sandiaga Uno Siap Undang Jokowi Adu Data tentang Harga Pangan

Calon wakil presiden pada pasangan nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, akhirnya angkat bicara terkait adanya perbedaan data harga bahan pangan antara versi dirinya dengan versi Presiden RI, Joko Widodo.

Seperti diketahui, Sandiaga Uno sering mengungkapkan fakta tentang harga pangan yang cukup mahal, sementara menurut Jokowi, sebaliknya, harga pangan masih relatif stabil. Sandiaga sendiri menyatakan bahwa apa yang disampaikannya merupakan realitas yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

"Ini kan menjadi kenyataan atau realitas. Presiden Jokowi tentunya mempunyai data yang disampaikan, dan sebagai kepala pemerintahan, presiden kan pastinya memiliki data-data makro. Saya mengumpulkan data-data mikro dimana saya bertemu dengan ibu-ibu. Kemarin ada ibu-ibu di Bogor, tempat tinggalnya dekat sekali dengan tempat dimana Pak Jokowi berbelanja, tapi dia menyatakan harga-harga mahal," kata Sandiaga Uno.

Sandiaga mengklaim telah mengumpulkan data secara lengkap dan teliti. Bahkan timnya mencatat di daerah mana terjadi lonjakan harga. Ia menjamin bahwa warga yang menyatakan harga pangan mahal bukanlah simpatisan dirinya. Bahkan mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu meminta sejumlah pihak yang tidak percaya kepadanya untuk datang langsung ke lokasi guna mengecek kebenaran tersebut.

Sandiaga Uno yang saat ini juga menjabat sebagai APPSI (Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) berniat mengundang Jokowi dalam acara musyawarah nasional. Pada kesempatan tersebut, ia akan menyampaikan data-data pangan di lapangan.

"Kami akan mengundang Bapak Presiden. Nanti data-data temuan tersebut  akan disampaikan dan dapat menjadi diskursus yang menarik, yang berorientasi pada upaya untuk mempersatukan pandangan atas kebijakan yang paling sering ditanyakan oleh mak-mak dan ibu-ibu yaitu harga bahan pokok. Ini yang harus kita carikan solusi bersama ke depan," kata Sandiaga.

Pasar

0 comments