Portal-Rakyat : Politik, Ekonomi, Sejarah, dan Budaya Indonesia

Monday, February 4, 2019

Panitia Alumni Jatim Sesalkan MC Beri Gelar 'Cak Jancuk' kepada Joko Widodo

Secara mengejutkan, calon presiden petahana, Joko Widodo (Jokowi), diberikan gelar yang terdengar kurang sopan 'Cak Jancuk' saat menghadiri Deklarasi Forum Alumni Jatim. 

Panitia penyelenggara sampai mengaku heran, kaget, dan ikut menyayangkan munculnya sebutan yang kurang pantas tersebut. "Kami sebenarnya hanya memberikan sebutan Cak saja bagi Pak Jokowi kemarin. Itu saja, titik," kata Teguh Prihandoko, Sekretaris Deklarasi Alumni Jawa Timur, saat dikonfirmasi Detikcom melalui sambungan telepon (03/01).

Teguh kemudian menjelaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan sikap Pembawa Acara (MC) acara tersebut, Djadi Galajapo, yang saat itu tiba-tiba memberi gelar 'Cak Jancuk' kepada Jokowi, meski oleh pembawa acara, kata 'Jancuk' yang diberikan itu merupakan kepanjangan dari "Jantan, cakap, ulet, dan komitmen".

Teguh lantas menyambung pembicaraan dengan mengatakan bahwa gelar itu bukan berasal dari ide siapa pun kecuali oleh MC yang bersangkutan. "Untuk sebutan Jancuk itu keluar dari mulut Pak Djadi Galajapo sendiri, sedangkan kami tidak tahu menahu. Mungkin saat itu ia saking terbawa emosional dan terbawa suasana. Dari pihak alumni Unair sendiri menyayangkan dan kaget ketika keluar kata-kata itu kemarin," ujarnya.

Teguh mengakui bahwa kata “jancuk” itu bisa menimbulkan salah persepsi jika disampaikan kepada orang selain orang Surabaya. "Acara ini kan merupakan acaranya orang-orang intelektual yang tidak hanya dihadiri oleh warga Surabaya. Ada alumni yang datang dari Semarang, Solo, dan kota-kota lainnya. Ini yang menyebabkan semuanya kaget. Intinya kami menyayangkan keluarnya kata-kata itu," kata Teguh.

Di sisi lain, perwakilan alumni SMAK Santa Maria, Gama Andrea, juga menyayangkan munculnya sebutan atau gelar 'jancuk' yang kurang pas dan keluar dari konteks acara. "Harusnya kata-kata itu bisa dihindari karena jika disampaikan kepada orang yang tidak dikenal dekat atau orang umum akan berdampak pada konotasi yang berbeda. Meski pada acara itu sudah dikolaborasi atau dijabarkan artinya namun menurut kami tetap tidak pas. Intinya kami sangat menyayangkan hal itu," tegas Gama.

Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) pada saat kejadian sedang menghadiri undangan deklarasi dukungan Forum Alumni Jawa Timur di Surabaya atas pencalonan dirinya dalam kontestasi pilpres 2019-2024.

Surabaya

0 comments