Portal-Rakyat : Politik, Ekonomi, Sejarah, dan Budaya Indonesia

Tuesday, February 19, 2019

Prabowo Diusik, Kenapa Jokowi Tak Permasalahkan Pengusaha Cina yang Menguasai Lahan yang Lebih Luas ?

Capres (calon presiden) nomor urut 01 alias petahana, Jokowi (Joko Widodo) saat melakukan debat kedua (17/2) secara tiba-tiba “menyerang” secara pribadi atau personal kepada Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02 dalam kepemilikan lahan di Kalimantan Timur dan Aceh.

Dalam debat kedua yang bertemakan energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup itu, Jokowi melayangkan tudingan kepada kompetitornya itu bahwa Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah dengan luasan mencapai ratusan ribu hektar.

Namun Prabowo dalam sesi debat tersebut dapat menjawab dengan tegas dan menolak mentah-mentah tudingan Jokowi itu. “Itu adalah HGU (Hak Guna Usaha), itu adalah milik negara, jadi setiap saat negara bisa mengambil alih kembali. Kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada dikelola oleh orang asing, lebih baik saya yang kelola. Karena saya nasionalis dan patriot!” tegasnya.

Pertanyaan yang muncul di balik tuduhan Jokowi itu adalah jika soal lahan Prabowo disorot, mengapa ia tidak mempersoalkan juga lahan yang dikuasai para taipan alias pengusaha Cina yang jumlah luasan lahannya lebih besar ?. Dari beberapa sumber diperoleh data bahwa setidaknya ada 29 (dua puluh sembilan) taipan yang menguasai lahan kepala sawit di Indonesia dengan luas total hampir mencapai ½ (setengah) dari luas Pulau Jawa. Beberapa diantaranya bahkan mendapatkan subsidi yang cukup fantastis yaitu mencapai angka Rp 7,5 triiun.

hutan

0 comments