Portal-Rakyat : Politik, Ekonomi, Sejarah, dan Budaya Indonesia

Thursday, February 27, 2020

The Croc, Kapal Perang Canggih Buatan Dosen ITS Surabaya

Dosen ITS (Institut Teknologi 10 Nopember) Surabaya berhasil merancang sebuah kapal perang dengan teknologi canggih yaitu diklaim dapat dioperasikan dalam 3 (tiga) mode sekaligus saat berlayar.

Sebagaimana dilansir oleh Kompas TV (27/02), pada akhir tahun 2020 mendatang, hasil karya anak bangsa ini diperkirakan dapat mulai diperkenalkan kepada publik atau masyarakat Indonesia yaitu rancangan sebuah kapal perang yang diberi nama “The Croc” yang merupakan hasil besutan dosen ITS Surabaya, Wisnu Wardhana.

Menurut rencana kapal ini akan dioperasikan untuk membantu TNI AL dalam menjaga keamanan territorial laut Indonesia. Kapal tersebut mulai dirancang sejak tahun 2011 dimana terdapat keistimewaan saat pengoperasian di lapangan yaitu dapat berubah ke dalam 3 (tiga) mode saat berlayar di lautan.

Mode pertama yaitu mode berlayar di atas permukaan air laut (posisi hidrofoil) dengan mengoperasikan sayap kapal yang terpasang di kanan dan kiri kapal yang menjadi penyangga. Dengan mode ini kapal dapat melaju dengan kecepatan hingga 45 knot atau sekitar 83 km/jam. Mode kedua yakni kapal biasa yang dapat berlayar di permukaan air dengan kecepatan 25 knot atau sekitar 46 km/jam. Sementara mode ketiga yaitu mode kapal selam yang dapat melakukan penyelaman sampai kedalaman sekitar 10 meter dengan laju kecepatan sekitar 15 knot atau sekitar 27 km/jam.

The Croc juga dirancang dengan spesifikasi panjang sekitar 12 meter dan lebar serta tinggi 3 meter dengan bobot mencapai 15 ton jika beropeasi di atas permukaan air dan sekitar 13 ton jika dioperasikan dengan mode kapal selam. Kapal ini dirancang juga tidak dapat terdeteksi oleh radar musuh jika dioperasikan dalam mode kapal selam.

Dosen ITS tersebut tidak sendirian dalam membuat rancang bangun kapal tersebut. Ia menjalin kerja sama dengan pihak TNI AL, Kementerian Riset dan Teknologi, dan instansi terkait lainnya.

Pembangunan kapal The Croc yang memiliki 2 mesin induk bertenaga 350 tenaga kuda tersebut kini telah mencapai progress sekitar 90% dan akan diuji coba di akhir tahun 2020 mendatang dimana dalam pembuatannya menghabiskan dana sekitar Rp 5 miliar.

kapal perang

0 comments