Portal-Rakyat : Politik, Ekonomi, Sejarah, dan Budaya Indonesia

Friday, March 6, 2020

Ancaman Pidana bagi Penyebar Berita Hoaks tentang Virus Corona

Kasus penyebaran virus corona (COVID-19) tidak hanya menggemparkan dunia namun juga Indonesia. Namun sayangnya masih banyak dijumpai berita tidak benar alias hoaks yang beredar di tengah-tengah masyarakat yang dapat menimbulkan disinformasi tentang keberadaan virus tersebut.

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui pernyataan yang disampaikan oleh sang menteri, Johnny G Plate, telah berhasil mengumpulkan sebanyak kurang lebih 667 URL di internet yang berisi konten hoaks sebagaimana dilansir media mainstream, Tempo.co (04/03). Bahkan, WA (WhatsApp) Group pun tidak luput dari penyebaran berita hoaks tentang virus corona. Atas banyaknya kejadian itu, pihak Kemenkominfo sampai harus mengirimkan surat kepada Polri untuk menindak penyebar hoaks terkait virus corona.

Ancaman Pidana bagi Pelaku Penyebar Berita Hoaks Virus Corona

Bagi para pihak yang memproduksi dan menyebarkan konten hoaks dapat diancam secara serius melalui aturan hukum yang sudah disahkan yaitu UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) jo UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008, terutama Pasal 28 ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektonik yang dapat diancam pidana berdasarkan Pasal 45A ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.    

Ancaman pidana yang cukup berat itu diharapkan dapat diketahui dan dimengerti oleh warga masyarakat dimana dasar filosofi dari lahirnya undang-undang itu adalah perlunya dukungan pemerintah dalam pengembangan teknologi informasi melalui infrastruktur hukum guna mencegah penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dilakukan melalui sarana dunia maya dimana sifat penyebaran informasinya tidak memiliki batasan teritorial yang dapat meruntuhkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

berita hoaks

0 comments