Portal-Rakyat : Politik, Ekonomi, Sejarah, dan Budaya Indonesia

Friday, March 27, 2020

Gaya Komunikasi Publik Ganjar Pranowo dalam Menyikapi Pandemi COVID-19

Dalam situasi yang genting dan menegangkan menghadapi penyebaran pandemi penyakit corona (COVID-19) akan terlihat berbagai tipikal gaya kepemimpinan para pemimpin baik di level nasional maupun daerah.

Di sinilah para pemimpin yang dipilih rakyat akan diuji kemampuan dalam menghadapi persoalan yang rumit karena berhadapan langsung dengan permasalahan yang dihadapi rakyatnya secara langsung. Hampir tidak ada golongan masyarakat maupun pelaku usaha yang tidak terimbas oleh ganasnya COVID-19 ini. Maka hari demi hari, kita akan melihat bagaimana kualitas kepemimpinan yang ditunjukkan oleh para pejabat negeri ini, termasuk para kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Salah satu tokoh penting yang sekarang diuji gaya komunikasi dan manajemen konflik atas pandemi COVID-19 adalah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang menjabat untuk periode yang kedua kali. Apabila dipandang ia berhasil menyelesaikan berbagai persoalan yang melanda warga masyarakat di Jawa Tengah, termasuk bagaimana merespons persoalan ini dari aspek penanganan antar wilayah (di luar Provinsi Jawa Tengah) maka secara komunikasi politik ia tidak hanya akan “memenangkan” simpati publik lokal namun juga nasional.

Dalam menghadapi rumitnya penanganan COVID-19, Ganjar Pranowo saat tampil di depan publik, terutama saat diwawancara media TV nasional, terlihat mampu menguasai pembicaraan dengan baik dan tidak menampakkan emosi yang berlebihan atau raut muka yang terlalu serius. Dan yang menjadi poin penting yang membuat beliau bakal mendapatkan simpati pemirsa adalah sikapnya yang tidak menyalahkan begitu saja pemimpin di daerah lain yang dianggap menjadi sumber penyebaran COVID-19. Berbeda dengan gaya seorang gubernur di provinsi lain yang secara kasat mata seolah menyalahkan gubernur yang wilayahnya dianggap menjadi sumber penyebar COVID-19.

Apa yang ditunjukkan seorang Ganjar mencerminkan gaya komunikasi yang mampu membuat masyarakat tetap tenang dan ia juga tidak terlihat sedang berupaya untuk “menjatuhkan” wibawa gubernur lain atau pejabat pusat yang mungkin berbeda dengan kebiajakn yang ia ambil. Dan jika dirunut ke belakang, salah satu kelebihan Ganjar memang terlihat dari gaya komunikasi publik yang khas dan berbeda dengan pejabat-pejabat lainnya. Dalam menyampaikan sebuah pesan, ia begitu pandai memainkan diksi dan mimik wajah maupun bagian tubuh lainnya. Sebagai orang yang dilahirkan di Jawa Tengah yang merupakan provinsi tempat dimana ia memimpin warganya, ia begitu faham bagaimana cara yang tepat dalam menyampaikan hal penting namun tetap dikemas dalam balutan gaya penyampaikan yang luwes tanpa mengurangi aspek ketegasan beliau.

Lihatlah, dalam sebuah wawancara di stasiun tvOne (27/03) ia sempat dihadapkan pada pertanyaan sulit tentang situasi menjelang Iedul Fitri tahun 2020 dimana budaya mudik sudah menjadi kebiasaan masyarakat Jawa sejak dari dulu. Ganjar lantas menyampaikan himbauan agar para pemudik yang berasal dari provinsi yang dipimpinnya agar dapat menahan diri dengan tujuan untuk melindungi keluarga pemudik itu sendiri. Namun jika masih ada pemudik yang membandel, maka ia sudah meminta para bupati/walikota untuk memantau pemudik dimana para pemudik per hari itu yang sudah tiba di kampungnya harus masuk dalam kategori ODP dan harus mengisolasi dirinya di rumah masing-masing. Ia sempat menyampaikan rasa kekeluargaannya yang cukup menyentuh manakala ia meminta kepada para pekerja di Jakarta yang berasal dari Jawa Tengah. Dan ia menyampaikan statement jitunya, “Persoalan di Jakarta juga adalah persoalan kami dan persoalan kami adalah persoalan Indonesia. Dan DKI Jakarta sebagai zona merah perlu kita bantu bareng-bareng dan tidak hanya dapat dibebankan hanya pada satu gubernur saja.”   

Terlihat bahwa beliau tidak hanya seorang yang cerdas secara pengetahuan namun juga cerdas dalam emosional. Pesan demi pesan yang disampaikan mengalir dengan tempo yang tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat dengan cara yang sistematis dan rinci. Di sinilah mungkin salah satu kelebihan Ganjar yaitu dalam hal penguasaan komunkasi verbal yang memang sudah teruji jauh hari sebelum beliau menjabat sebagai orang nomor satu di Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo

0 comments