Portal-Rakyat : Politik, Ekonomi, Sejarah, dan Budaya Indonesia

Friday, March 13, 2020

Mengenal KPCDI, Organisasi yang Mengajukan Uji Materi Kenaikan Iuran BPJS

Masyarakat Indonesia bersyukur atas pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan setelah MA (Mahkamah Agung) mengeluarkan putusan terhadap Perkara No 7P/HUM/2020 terkait uji materi PP No 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PP No 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Keshatan.

Uji materi (judicial review) di atas dilayangkan oleh sebuah organisasi yang bernama KPCDI atau Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia yaitu perkumpulan atau komunitas berbasis gerakan sosial yang menyasar para pasien rumah sakit yang mengalami gagal ginjal. Mereka melakukan edukasi dan mengkampanyekan kesehatan ginjal serta memperjuangkan hak-hak pasien. Komunitas ini sendiri didirikan pada tanggal 15 Maret 2015, bertepatan dengan momen peringatan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day).

Sebelum berbentuk komunitas, awalnya organisasi ini hanyalah sebuah forum komunikasi sesama pasien cuci darah di sebuah klinik hemodialisa di daerah Jakarta Selatan. Mereka memanfaatkan forum tersebut untuk saling berkomunikasi dan sharing serta diskusi tentang gagal ginjal karena anggotanya mengalami nasib yang sama yaitu menderita penyakit ginjal kronik dan harus menjalani tindakan cuci darah seumur hidup.

Dari forum yang lahir di sebuah klinik hemodialisa tersebut lalu mulai berkembang ke berbagai kota di Indonesia. Dari kegiatan yang sifatnya hanya terbatas di lingkungan anggota kemudian berkembang ke publik. KPCDI mulai mengusung program dalam memberi masukan kepada para pengambil kebijakan publik baik melalui media sosial maupun media massa serta menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota parlemen.

Susunan organisasi mulai diperbaiki dimana selain pengurus pusat, terdapat pengurus di setiap daerah mulai cabang sampai tingkat unit hemodialisa. KPCDI mengembangkan dirinya sebagai organisasi yang mengedepankan persaudaraan dan solidaritas diantara sesama pasien dan keluarga pasien cuci darah. KPCDI berperan sebagai organisasi yang melakukan advokasi atau pendampingan bagi setiap anggotanya yang mengalami perlakuan diskriminatif dan berjuang demi perbaikan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada pasien.

Saat ini, KPCDI yang telah diakui sebagai organisasi berbadan hukum, diketuai oleh Tony Richard Samosir yang mengajukan uji materi PP No 75 Tahun 2019 kepada MA dimana institusi hukum ini telah mengabulkan sebagian atas permohonan uji materi tersebut.

ginjal

0 comments